Bedanya Herpes Zoster dan Cacar Air yang Sering Orang Bingung

Bedanya Herpes Zoster dan Cacar Air yang Sering Orang Bingung

Bedanya Herpes Zoster dan Cacar Air yang Sering Orang Bingung

Meskipun sama-sama berhubungan dengan virus varicella zoster, keduanya muncul dalam fase yang tidak sama.

Cacar air terjadi saat tubuh pertama kali terinfeksi virus tersebut, sementara herpes zoster muncul ketika virus lama yang pernah masuk ke tubuh kembali aktif setelah lama “diam”.

Cacar air lebih sering dialami anak-anak, namun orang dewasa yang belum pernah terkena juga tetap bisa mengalaminya.

Gejalanya biasanya diawali dengan demam, badan terasa tidak nyaman, lalu muncul bintik merah yang berkembang menjadi lenting kecil.

Ruam cacar air cenderung menyebar ke banyak area tubuh. Wajah, dada, punggung, lengan, hingga kaki bisa terkena dalam waktu hampir bersamaan.

Herpes zoster berbeda cukup jauh, kondisi ini lebih banyak dialami orang dewasa dan lanjut usia.

Risiko meningkat ketika daya tahan tubuh menurun, sedang sakit, kurang istirahat, atau berada dalam tekanan berat.

Tanda khas herpes zoster adalah ruam yang hanya muncul di satu sisi tubuh, misalnya hanya di sisi kiri punggung, sisi kanan dada, atau satu bagian wajah.

Ruam biasanya mengikuti jalur saraf dan merasakan nyeri sebelum bintil terlihat.

Rasa sakit pada herpes zoster sering digambarkan seperti terbakar, tertusuk, atau kesetrum. Keluhan ini bisa muncul beberapa hari sebelum lepuhan keluar.

Jika cacar air identik dengan rasa gatal, herpes zoster lebih identik dengan nyeri, bahkan setelah kulit mengering, rasa sakit terkadang masih bertahan cukup lama.

Jadi penularannya pun tidak sama. Cacar air sangat mudah menular kepada orang lain, terutama yang belum memiliki kekebalan.

Herpes zoster tidak menular seperti herpes zoster, tetapi cairan dari lepuhannya dapat menyebabkan cacar air pada orang yang belum pernah terinfeksi.

Baca juga: Penyebab bintik putih di kelopak mata, inilah cara mengatasinya dengan aman