Angionima Ceri, penyebab munculnya bintik merah seperti tahi lalat
Angionima Ceri, adalah masalah kulit yang umum terjadi pada orang dewasa. Lesi ini berupa bintik merah kecil yang menyerupai tahi lalat, tetapi memiliki karakteristik yang berbeda.
Dan angionima ceri adalah lesi kulit yang terdiri dari kumpulan pembuluh darah kecil yang melebar dan membentuk bintik merah kecil.
Ini biasanya berdiamter 1-5 mm dan dapat muncul di mana saja pada tubuh, tetapi lebih sering muncul pada kulit kepala, wajah, leher, dan juga di dada.
Penyebab ini belum diketahui secara pasti, namun beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadi ini adalah:
- Angionima Ceri lebih sering terjadi pada orang dewasa, terutama setelah umur 30-an.
- Ini juga dapat diwariskan secara genetik.
- Perubahan hormon selama kehamilan atau menopause dapat membuat munculnya Angionima Ceri.
- Paparan sinar matahari yang berlebihan juga dapat meningkatkan risiko terjadi ini.
- Terakhir kerusakan kulit akibat cedera atau oprasi dapat membuat munculnya Angionima Ceri.
Angionima Ceri biasanya tidak menimbulkan gejala apa pun, tetapi ada beberapa orang mungkin mengalami-nya:
- Bintik merah kecil yang tidak sakit atau gatal
- Dapat berubah warna menjadi lebih gelap atau lebih terang
- Dan dapat tumbuh atau membesar seiring waktu
Masalah kulit ini tidak memerlukan pengobatan, tetapi jika mengganggu penampilan atau menimbulkan gejala, beberapa pilihan pengobatan yang cocok adalah:
- Operasi
- Laser
- Krioterapi
- Elektrokkoagulasi
