Mengenal Dermografisme, Kondisi Kulit yang Bereaksi terhadap Gesekan
Dermografisme adalah berupa bengkak dan kemerahan yang berlebihan yang terjadi dalam beberapa menit setelah kulit diusap atau digaruk. Ini bentuk urtikaria fisik atau kronis yang paling umum.
Dermografisme dapat muncul pada usia berapa pun, termasuk anak-anak tetapi munculnya paling umum pada dewasa muda.
Pada 25-50 persen orang, usapan kulit yang kuat pertama-tama akan menghasilkan kemerahan, kemudian sedikit pemengkakan di sepanjang garis usapan.
Trauma kulit dapat melepaskan antigen yang bereaksi dengan IgE yang terikat membran pada sel mast, membuat pelepasan histamin dan mediator inflamasi lainnya.
Histamin menyebabkan vasodilatasi lokal dan kebocoran cairan dari pembuluh darah kecil yang menyebabkan penumpukan cairan di kulit. Dukungan untuk teori ini adalah bahwa dermografisme dapat ditularkan secara pasif kepada orang lain.
Dermografisme langsung ditandai dengan ruam linier dan kemerahan di sekitarnya yang muncul 1–3 menit setelah diusap dan mereda dalam 30–60 menit.
Dermografisme adalah diagnosis yang diperoleh dengan menggunakan usapan kulit yang cukup kuat, biasanya di punggung, dan menunggu beberapa menit hingga reaksi muncul.
Dermografometer adalah alat yang menerapkan berbagai tekanan, misalnya tes Fric, menggunakan alat plastik dengan pasak berbagai panjang yang menerapkan tekanan yang berbeda.
Antihistamin yang diminum beberapa hari sebelumnya dapat menyebabkan hasil negatif.
Langkah-langkah umum untuk mengobati dermografisme:
- Pakaian longgar
- Hindari penyebab, seperti air yang sangat panas atau menggosok handuk dengan keras
- Obati penyebab jika teridentifikasi, seperti kudir.
- Konseling psikologis, obat penenang, antidepresan.
