Mengenal Sarkoma Kaposi, tumor kulit yang sering muncul pada imun lemah
Sarkoma Kaposi adalah penyakit sel andotel pembuluh darah dan sistem limfatik. Penyakit ini tidak diklasifikan sebagai sarkoma karena disebabkan oleh hiperplasia vaskular multisentrik.
Sarkoma Kaposi tipe klasik ini menyerang pria lanjut usia keturunan Mediterania dan Eropa Tengah serta pria Afrika. Penyakit ini dikaitkan dengan diabetes melitus, tetapi tidak dikaitkan dengan infeksi HIV.
Di Amerika Serikat, sarkoma Kaposi sangat umum terjadi pada tahun 1980-an. Penyakit ini tetap umum terjadi di kalangan pria HIV-positif yang melakukan hubungan seks dengan pria (MSM), di mana penyakit ini memiliki perjalanan yang sangat agresif.
Penyakit ini lebih jarang terjadi pada pengguna narkoba suntik dan jarang terjadi pada wanita, penderita hemofilia, atau pasangan seksual. Sarkoma Kaposi terkait HIV lebih umum terjadi pada wanita daripada pria di beberapa bagian Afrika.
Penyakit ini menjadi kurang umum di AS dan Eropa karena pengobatan antiretroviral aktif tinggi (HAART) yang efektif untuk HIV.
Sarkoma Kaposi memiliki beberapa penyebab yaitu:
- Infeksi virus herpes sarkoma Kaposi (KSHV). Virus ini juga disebut herpes manusia 8 (HHV8). Virus ini paling sering ditemykan pada pria yang berhubungan seks dengan pria, etapi juga telah ditemukan pada heteroseksual.
- Hal ini juga dikaitkan dengan produksi sitokin spesifik atau proteion pensinyalan sel, faktor genetik, faktor hormonal, dan imunodefisiensi.
- Penurunan jumlah sel CD4 memiliki hubungan yang kuat dengan sarkoma terkait AIDS dan sarkoma Kaposi klasik.
