Bekas Luka Menebal dan Menonjol Apakah itu Keloid atau Luka Hipertrofik?

Bekas Luka Menebal dan Menonjol Apakah itu Keloid atau Luka Hipertrofik?

Bekas luka menebal dan menonjol apakah itu keloid atau luka Hipertrofik?

Bekas luka keloid adalah pertumbuhan yang keras, halus, dan padat yang terjadi akibat pembentukan bekas luka yang berlebihan.

Keloid terjadi setelah cedera kulit, jarang sekali, keloid dapat terjadi secara spontan tanpa cedera kulit yang parah sebelumnya.

Keloid dapat berkembang di bagian tubuh mana pun dan meluas melampaui batas luka asli, meskipun dada bagian atas, bahu, telinga, dan leher sangat rentan terhadapnya.

Tidak seperti bekas luka keloid, bekas luka hipertrofik terbatas pada area kulit yang rusak. Bekas luka ini cenderung terjadi ketika ada banyak tekanan pada luka yang sedang sembuh, sehingga bekas luka yang dihasilkan lebih tebal dari biasanya.

Bekas luka hipertrofik lebih mungkin untuk sembuh dan hilang dibandingkan dengan keloid yang cenderung menetap.

Lanjut bekas luka hipertrofik umum terjadi dan dapat terjadi pada semua ras dan usia, sedangkan bekas luka keloid kurang umum dan lebih sering terjadi pada yang memiliki tipe kulit Fitzpatrick lll hingga VI.

Keloid dapat berkembang setelah cedera seperti trauma, luka bakar, gigitan serangga, operasi, krioterapi, terapi topikal, jerawat, infeksi, dan imunisasi.

Apa saja ciri-ciri keloid dan bekas luka hipertrofik?

Keloid biasanya:

  • Merah keunguan
  • Kokoh, halus, dan menonjol
  • Bisa terasa tidak nyaman dan gatal
  • Dapat terjadi bertahun-tahun setelah cedera
  • Tumbuhlah melampui area luka awal

Bekas luka hipertrofik:

  • Merah muda hingga merah
  • Sedikit terangkat atau datar
  • Bisa terasa tidak nyaman dan gatal
  • Biasanya terjadi dalam beberapa minggu setelah cedera
  • Terbatas pada area luka awal

Kondisi paling sering terjadi di area dengan tangan kulit yaitu:

  • Bahu
  • Dadat
  • Lengan Atas
  • Pipi
  • Cuping Telinga

Keloid lebih umum terjadi pada yang memiliki jenis kulit lebih gelap, lesi tersebut kurang berwarna merah muda dan lebih berpigmen.

Baca juga: Mengenal psoriasis, penyakit kulit kronis yang tidak menular