Ilmuwan Sebut Kadar Serin Rendah dapat Ubah Sel Induk Rambut

Ilmuwan Sebut Kadar Serin Rendah dapat Ubah Sel Induk Rambut

Ilmuwan Sebut bahwa Kadar Serin Rendah dapat Merubah Sel Induk Rambut

Para Ilmuwan menemukan bahwa kadar serin yang rendah dapat membuat perubahan pada sel induk rambut.

Ilmuwan Rockefeller menemukan bagaimana sel punca folikel rambut dapat beralih dari menumbuhkan rambut menjadi memperbaiki kulit ketika nutrisi menipis.

Kuncinya terletak pada serin, asam amino yang mengaktifkan sinyal stres yang memberi tahu sel untuk menghemat energi.

Ketika kadar serin rendah, sel punca sepenuhnya beralih ke perbaikan kulit.

Penemuan ini dapat mengarah pada cara-cara diet atau medis untuk mempercepat penyembuhan.

Kulit juga mengandung dua jenis utama sel punca dewasa, sel punca epidermis dan sel punca folikel rambut.

Biasanya, masing-masing jenis memiliki peran yang jelas, satu memelihara kulit sementara yang lain mendukung pertumbuhan rambut.

Namun, penelitian mengungkapkan bahwa sel punca folikel rambut (HFSC) ternyata sangat adaptif.

Ketika kulit terbuka, sel-sel ini dapat beralih dari menumbuhkan rambut menjadi memperbaiki luka.

Kemudian para ahli menguji bagaimana sel punca folikel rambut merespons stres metaholik.

Mereka menghilangkan asupan serin dari makanan tikus atau menggunakan metode genetik untuk mencegah sel memproduksi sendiri.

Dalam kedua kasus tersebut, menunjukkan bahwa serin berkomunikasi langsung dengan sebuah sistem yang menyatukan ketika kondisi jaringan tidak seimbang.

Ketika kadar serin renah, pertumbuhan rambut melambat karena pertumbuhan energi yang signifikan.

Ketika luka terjadi, ISR teraktivasi daripada regenerasi rambut.

Dengan kata lain, ketika stres meningkat, perbaikan mekanisme kulit menjadi prioritas.

Setelah para ahli memastikan bahwa kadar serin yang rendah mempengaruhi perilaku sel punca, mereka menilai kebalikannya, dapatkah peningkatan kadar serin meningkatkan pertumbuhan rambut?

Jawabannya tidak. Tubuh mempertahankan kendali atas kadar serin, dan bahkan ketika tikus diberi serin enam kali lebih banyak dari biasanya, maka kadarnya hanya meningkat sekitar 50%.