Jerawat jamur yang sering muncul di dada dan punggung, bisa jadi Folikulitis Malassezia
Folikulitis Malassezia, juga dikenal sebagai folikulitis pityrosporum, adalah infeksi pada unit pilosebasea yang disebabkan oleh ragi Malassezia lipofilik, khususnya M. globosa , M. sympodialis , dan M. restricta .
Ragi Malassezia merupakan penghuni normal permukaan kulit manusia dan hanya menyebabkan penyakit dalam kondisi tertentu.
Ragi Malassezia telah dikaitkan dengan sejumlah penyakit kulit lainnya, termasuk dermatitis seboroik dan pityriasis versicolor.
Folikulitis Malassezia paling sering ditemukan pada remaja dan pria dan dewasa muda.
Faktor risiko untuk mengembangkan folikulitis Malassezia yaitu:
- Iklim panas dan lembap
- Penggunaan antibotik
- Oklusi akibat emolien dan tabir surya, dan lain-lain.
Folikulitis Malassezia muncul sebagai papula dan pustua kecil segaram, dan gatal, terutama di punggung atas dan dada.
Lokasi lain dapat terkena yaitu dahi/garis rambut, dagu, leher, dan bagian ekstensor anggota tubuh bagian atas.
Diagnosis folikulitis Malassezia sering tertunda karena kemiripan dengan:
- Jerawat vulgaris
- Jerawat akibat steroid
- Folikulitis bakteri
Pengobatan topikal seperti sampo selenium sulfida, larutan econazole , dan ketoconazole topikal efektif dalam sebagian besar kasus, tetapi mungkin memerlukan pengobatan yang lebih lama daripada agen sistemik.
Penggunaan mingguan secara berkelanjutan mungkin sangat bermanfaat sebagai terapi pemeliharaan untuk mencegah kekambuhan.
Pencegahan jangka panjang dengan agen topikal dapat dipertimbangkan pada yang berisiko tinggi atau mengalami kekambuhan berulang.
Baca juga: Inilah Penyebab Benjolan Kecil di Bibir dan Pipi Bagian Dalam
