Mengenal Kerion, Komplikasi Tinea Capitis yang Perlu Diwaspadai
Mengenal Kerion, komplikasi Tinea Capitis yang perlu diwaspadai
Kerion adalah abses yang disebabkan oleh infeksi jamur. Paling sering terjadi di kulit kepala (tinea capitis), tetapi juga dapat muncul di tempat mana pun yang terpapar jamur seperti wajah (tinea faciei) dan anggota tubuh bagian atas (tinea corporis).
Kerion terlihat sebagai benjolan lunak berisi nanah, seringkali berdiameter beberapa sentimeter. Ciri khasnya adalah peradangan yang hebat. Rambut di dalam kerion menjadi longgar dan rontok, seringkali mengakibatkan area botak.
Pembesaran kelenjar getah bening regional dapat terjadi, dan beberapa orang menjadi sakit secara sistemik dengan demam dan rasa tidak enak badan.
Hal ini dapat diikuti oleh ruam gatal seperti eksim yang menyebar (dermatofit).
Kerion disebabkan oleh respons imun yang dramatis terhadap infeksi jamur dermatofit )tinea). Jamur yang paling umum ditemukan pada kerion adalah:
- Mikrosporum canis
- Trichophyton tonsurans
- Trichophyton verrucosum
- Trichophyton mentagrophytes