Mengenal Lichen Planopilaris, Penyakit Kulit Kepala yang Menyebabkan Kebotakan

Mengenal Lichen Planopilaris, Penyakit Kulit Kepala yang Menyebabkan Kebotakan

Mengenal Lichen Planopilaris, penyakit kulit kepala yang menyebabkan kebotakan

Lichen planopilaris adalah kondisi peradangan yang jarang terjadi dan dapat menyebabkan kerontokan rambut permanen.

Penyakit ini dianggap sebagai salah satu bentuk lichen planus yang menyerang folikel rambut.

Akibatnya, terjadi kerontokan rambut yang progresif, permanen, dan tidak merta, terutama di kulit kepala, meskipun bagain kulit berambut lainnya, (alis, kemaluan, dan tubuh) juga dapat terpengaruh.

Beberapa bentuk linchen planus yaitu:

  • Lichen planopilaris klasik, juga dikenal sebagai lichen planus folikular.
  • Alopecia fibrosa frontal
  • Sindrom Graham Little.

Lichen planopilaris biasanya bisa menyerang pada wanita dewasa muda, meskipun rentang usianya luas dan juga dapat menyerang pria.

Kondisi ini umumnya berkembang bersamaan dengan lichen planus yang menyerang kulit, selaput lendir, dan kuku.

Meskipun lichen planopilaris jarang terjadi, penyakit ini merupakan salah satu penyebab umum kerontokan rambut yang meninggalkan jaringan parut di kulit kepala.

Penyebab pasti penyakit ini tidak diketahui. Diperkirakan sebagai respons autoimun sitotoksik terhadap antigen yang tidak diketahui terletak di folikel rambut.

Penyakit ini jarang terkait dengan gen. Penyakit ini juga jarang disebabkan oleh obat-obatan, misalnya pembrolizumab.

Lichen planopilaris biasanya muncul sebagai bercak putih halus pada kulit kepala yang mengalami kerontokan rambut. Tidak terlihat lubang folikel rambut di area kerontokan rambut. 

Sisik dan kemerahan mengelilingi setiap folikel rambut di tepi bercak-bercak ini, yang mungkin terasa berduri saat diraba. Rambut dapat dengan mudah dicabut.

Penyakit ini bersifat multifokal dan area kecil dapat menyatu membentuk area yang lebih besar dan tidak beraturan.

Area yang umum terkena adalah sisi, depan, dan bagian bawah belakang kulit kepala.

Gejala seringkali tidak ada, tetapi mungkin meliputi:

  • Gatal
  • Nyeri
  • Kelembutan
  • Tidak nyaman
  • Pembakaran.

Lichen planopilaris biasanya berkembang secara perlahan.

Baca juga: Mengenal Lichen Sclerosus, kelainan kulit yang menyebabkan gatal dan nyeri.