Tinea Cruris, penyebab gatal yang membandel di lipatan paha
Tinea kruris dikenal sebagai gatal selangkangan, adalah bentuk spesifik dari tinea yang disebabkan oleh jamur dermatofit yang menyerang selangkangan, daerah kemaluan, dan paha yang berdekatan.
Gejalanya berupa ruam akut atau kronis yang tidak simetris.
Tinea cruris menyerang kedua jenis kelamin, dengan prevalensi lebih tinggi pada pria. Semua usia dapat terkena tinea cruris, remaja dan dewasa lebih sering daripada anak-anak dan usia lanjut.
Tinea cruris dapat menyerang semua ras, dan sangat umum terjadi di iklim tropis yang panas dan lembap.
Faktor-faktor pemicu tinea kruris yaitu:
- Tinea pedis yang sudah berlangsung lama
- Episode sebelumnya dari tinea cruris
- Pakaian oklusif
- Kegemukan
- Keringat berlebih ( hiperhidrosis )
- Diabetes melitus
- Penggunaan steroid topikal.
Apa penyebab tinea cruris?
Tinea kruris disebabkan oleh jamur dermatofit, yang paling umum adalah Trichophyton rubrum dan Epidermophyton floccosum .
Penyebaran infeksi ke selangkangan umumnya berasal dari kaki ( tinea pedis ) atau kuku ( tinea unguium ) melalui garukan atau penggunaan handuk atau pendengaran yang terkontaminasi.
- Tinea kruris biasanya dimulai pada lipatan kulit inguinal (selangkangan) di satu sisi yang dapat berkembang menjadi ruam bilateral tetapi bercirikan asimetris.
- Ruam tersebut dapat menyebar ke bagian dalam paha atau ke perut bagian bawah dan area kemaluan.
- Keterlibatan pada bokong dan perineum mungkin terjadi, tetapi biasanya penis, skrotum, dan vulva tidak mempengaruhi.
- Tinea kruris akut dapat muncul sebagai ruam yang lembap dan mengeluarkan cairan.
- Tinea cruris kronik bermanifestasi sebagai plak bersisik besar yang berbatas jelas dengan tepi yang menonjol dan bagian tengah yang bersih.
- Penebalan kerak paling menonjol di bagian tepi depan plak.
- Folikulitis dermatofitik dapat muncul sebagai papula dan pustula sepanjang batasnya.
- Tinea kruris biasanya menyebabkan gatal.
- Pemeriksaan dengan lampu Wood tidak menunjukkan adanya fluoresensi.
