Penyebab Keratosis Pilaris dan Cara Mencegahnya

Penyebab Keratosis Pilaris dan Cara Mencegahnya

Penyebab keratosis pilaris dan cara mencegahnya 

Keratosis pilaris ditandai dengan munculnya benjolan kecil yang kasar dan kering di permukaan kulit.

Kondisi ini juga padat terjadi pada siapa saja, tetapi lebih umum terjadi pada anak-anak dan remaja.

Keratosis pilaris disebabkan oleh padatnya keratin, protein yang terkadang dalam kulit, di folikel rambut.

Penumpukan keratin ini dapat menyebabkan folikel rambut menjadi kesumbat, sehingga berbentuk benjolan kecil yang kasar dan kering.

Berikut ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya Keratosis Pilaris:

  1. Keratosis pilaris dapat diwariskan dari orang tua kepada anak-anak
  2. Kulit yang kering dapat meningkatkan risiko terjadinya keratosis pilaris
  3. Perubahan hormonal selama pubertas, kehamilan, atau menopause dapat menyebabkan keratosis pilaris
  4. Kondisi kulit lainnya, seperti atopi atau psoriasi, dapat meningkatkan risiko keratosis pilaris.

Berikut ada beberapa perubahan gaya hidup yang dapat membantu mengurangi risiko yang terjadi keratosis pilaris.

Pastikan kulit tetap lembab dengan menggunakan krim atau losion yang sesuai dengan jenis kulit. Gunakan krim atau losion yang mengandung bahan-bahan seperti asan hialuronate, atau gliserin.

Gunakan sabun yang lebih banyak dan tidak mengandung bahan-bahan yang dapat mengiritasi kulit.

Mandi air panas dapat menghilangkan minyak alami kulit, sehingga membuat kulit menjadi kering.

Expoliator dapat membantu menghilangkan sel-sel kulit mati dan mengurangi keratin. Makan makanan yang seimbang yang kaya akan buah-buahan, sayuran, dan omega-3.

Vitamin A juga dapat membantu menjaga kesehatan kulit dan mengurangi keratin. Stres dapat mengubah perubahan hormonal yang dapat menyebabkan keratosis pilaris.

Berat badan yang ideal dapat membantu menjaga kesehatan kulit. Pakaian yang nyaman dapat membantu mengurangi iritasi dan iritasi kulit.

Baca juga: Perbedaan plantar juvenil dan penyakit kaki lainnya, bagaimana membedakannya