Dermografisme dan Penyebab Kulit Timbul Bentol Setelah di Garuk

Dermografisme dan Penyebab Kulit Timbul Bentol Setelah di Garuk

Dermografisme dan penyebab kulit timbul bentol setelah di garuk

Dermografisme adalah suatu kondisi kulit yang ditandai dengan munculnya bentol atau garis-garis merah pada kulit setelah digaruk atau disentuh.

Ini adalah suatu reaksi kulit yang abnormal terhadap sentuhan atau garukan. Ketika kulit digaruk atau disentuh, pembuluh darah dibawah kulit akan melebar dan menyebabkan kulit menjadi merah dan juga bengkak.

Reaksi ini dapat terjadi dalam beberapa detik setelah kulit digaruk dan dapat berlangsung selama beberapa menit hingga beberapa jam.

Dermografisme disebabkan oleh pelepasan histamin, sebuah zat kimia yang diproduksi oleh sel-sel imun dalam tubuh.

Histamin ini menyebabkan pembuluh darah melebar dan cairan keluar dari pembuluh darah, sehingga menyebabkan kulit menjadi merah, bengkak, dan timbul bentol.

Beberapa faktor yang dapat membuat dermografisme adalah:

  • Garukan atau gesekan pada kulit
  • Tekanan atau gesekan pada kulit
  • Perubahan suhu
  • Alergi atau reaksi alergi
  • Infeksi atau penyakit tertentu.

Gejala dermografisme dapat bervariasi pada setiap orang, tetapi umumnya yaitu:

  • Garis-garis atau bentol pada kulit
  • Kulit merah atau bengkak
  • Gatal atau rasa tidak nyaman
  • Kulit yang terasa panas atau terbakar

Ada beberapa jenis dermografisme yaitu:

Dermografisme sederhana, gejala yang ringan dan tidak disertai dengan gejala lain.

Dermografisme kolinergik, gejala yang disertai dengan keringat berlebihan dan rasa panas.

Dan Dermografisme dingin, gejala yang dibuat oleh suhu dingin.

Juga dermografisme sistemik gejala yang disertai dengan gejala sistemik seperti demam atau nyeri sendir.

Baca juga: Lepuhan kecil di tangan dan kaki, bisa jadi eksim Dishidrotik