Gatal dan merah, alasan perhiasan bisa membuat reaksi kulit
Ada beberapa orang yang memakai perhiasan dapat menyebabkan reaksi kulit yang tidak diinginkan. Gatal dan kemerahan, bahkan ruam dapat muncul setelah memakai perhiasan.
Reaksi kulit terhadap perhiasan dapat disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu:
Beberapa orang mungkin memiliki alergi terhadap logam atau bahan tertentu yang digunakan dalam perhiasan, seperti nikel, kobalt, atau perak.
Alergi ini dapat menyebabkan reaksi kulit yang menyebar dari ringan hingga parah.
Perhiasan dapat menyebabkan iritasi kulit jika tidak dibuat dengan baik atau jika kulit sangat sensitif. Iritasi dapat disebabkan oleh pemanasan, tekanan, atau bahkan kimia yang digunakan dalam proses pembuatan perhiasan.
Perhiasan dapat terkontaminasi bakteri, virus, atau bahkan fungsi yang dapat menyebabkan infeksi kulit.
Beberapa perhiasan juga dapat melepaskan bahan kimia yang dapat bereaksi dengan kulit, menyebabkan reaksi pada kulit.
Nikel adalah logam yang umum digunakan untuk perhiasan, tetapi juga merupakan salah satu penyebab utama alergi kulit.
Perak juga dapat menyebabkan reaksi kulit pada beberapa orang, terutama jika perak tersebut tidak murni.
Kobalt dan tembaga dapat menyebabkan reaksi kulit jika tidak diolah dengan baik.
Gejala berikutnya reaksi terhadap perhiasan dapat bervariasi, tetapi beberapa gejala umum yaitu:
- Gatal atau rasa tidak nyaman, kemerahan atau peradangan
- Ruam atau bintik-bintik merah, pembengkakan, kulit kering atau bersisik
Pilihlah perhiasan yang terbuat dari bahan yang aman dan hypoallergenic, seperti emas, titanium, atau stainless steel.
Rawat perhiasan dengan baik untuk mencegah kontaminasi dan reaksi kimai, juga hindari memakai perhiasan saat beraktivitas yang dapat menyebabkan infeksi atau tekanan pada kulit.
