Inilah Eritema Nodosum, kondisi kulit yang berkaitan dengan penyakit lain.
Eritema nodosum adalah jenis pannikulitis, gangguan inflamasi yang menyerang lemak subkutan. Gejalanya berupa nodul merah yang nyeri pada bagian depan tulang kering.
Lebih jarang, penyakit ini menyerang paha dan lengan bawah.
Eritema nodosum dapat terjadi pada semua jenis, jenis kelamin, dan juga usia, tetapi paling umum terjadi pada wanita antara umur 25 dan 40 tahun-an.
Kejadiannya 3-6 kali sering pada wanita dibandingkan pada pria kecuali belu pubertas ketika kejadiannya sama pada kedua jenis kelamin.
Eritema nodosum adalah reaksi hipersensitivitas yang penyebabnya tidak diketahui, terjadi hingga 55% pasien.
Pada kasus lain, hal ini dikaitkan dengan infeksi, obat, kondisi peradangan, atau keganasan yang teridentifikasi.
Penyakit virus dan bakteri lain yang terkait dengan eritema nodosum yaitu, herpes simpleks, hepatitis virus, infeksi virus imunodefisiensi manusia (HIV), infeksi Campylobacter, dan infeksi Salmonella.
Obat-obatan
- Sulfonamida
- Amoksisilin
- Kontrasepsi oral
- Obat antiinflamasi nonsteroid
- Bromida
- Salisilat
- Iodida
- Garam emas
Erutema nodosum ditandai dengan nodul sabukutan eritematosa bilateral yang nyeri, berdiameter 3-20 cm yang muncul selama satu hingga beberapa minggu.
Gejalanya disertai demam dan nyeri sendi. Pada 50% kasus, pergelangan kaki bengkak dan nyeri hingga beberapa minggu. Lutut dan sendi lainnya juga dapat terpengaruh.
- Nodul tersebut ditemukan di bagian depan tungkai bawah, lutut, dan lengan, dan jarang di wajah dan leher.
- Bentuknya tidak jelas, hangat, oval, bulat atau melengkung , dan tanpa ulserasi.
- Nodul-nodul tersebut awalnya berwarna merah terang hingga merah tua.
- Kondisi ini akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu delapan minggu, melalui tampilan seperti memar berwarna ungu , cokelat, atau kuning kehijauan yang dikenal sebagai eritema kontusiformis.
