Penyakit cakaran kucing, infeksi bakteri akibat gigitan atau cakaran kucing
Penyakit cakarang kucing, juga dikenal sebagai penyakit Bartonella, adalah suatu infeksi bakteri yang dapat terjadi akibat gigitan atau cakaran kucing.
Bakteri yang menyebabkan penyakit ini adalah Bartonella henselae, yang biasanya ditemukan di mulut dan kuku kucing.
Penyakit cakaran kucing dapat terjadi ketika bakteri Bartonella henselae masuk ke dalam tubuh melalui luka gigitan atau cakaran kucing.
Kucing yang terinfeksi bakteri ini dapat menularkan penyakit ini kepada manusia:
- Gigitan kucing dapat menyebabkan luka yang memungkinkan bakteri masuk ke dalam tubuh.
- Cakaran kucing dapat menyebabkan luka yang memungkinkan bakteri masuk ke dalam tubuh.
- Kontak dengan air liur kucing yang terinfeksi dapat menyebabkan penularan penyakit.
Gejala penyakit cakaran kucing dapat bervariasi, tetapi biasanya yaitu:
- Luka gigitan atau cakaran kucing yang tidak sembuh dalam beberapa hari.
- Bengkak dan merah di sekitar luka.
- Demam yang dapat mencapai 38-40 derajat C.
- Kelelahan dan kelemahan. Pembengkakan kelenjar getah bening di sekitar luka.
Diagnosis penyakit cakaran kucing dapat dilakukan dengan:
- Pemeriksaan fisik untuk melihat gejala dan luka
- Tes darah untuk mendeteksi antibodi terhadap bakteri Bartonella henselae
- Tes PCR untuk mendeteksi DNA bakteri Bartonella henselae
Selanjutnya, pengobatan cakaran kucing biasanya melibatkan antibiotik untuk menghilangkan infeksi bakteri.
